DISCLAIMER

Bekerja pada bagian dalam pesawat televisi dengan CRT, monitor komputer, atau barang sejenisnya dapat membahayakan nyawa karena terhubung ke sumber listrik dan catu daya tegangan tinggi, serta meledaknya CRT itu sendiri. Baca dan ikutilah seluruh panduan keselamatan dalam sesi Panduan keamanan untuk pekerjaan yang meliputi Listrik Tegangan Tinggi dan atau Peralatan yang terhubung dengan Sumber Listrik. Jika sobat nggak pede dengan kemampuan dan pengalaman sobat, mending serahkan perbaikan dan penyetelan internal kepada teknisi professional. Kami tidak akan bertanggungjawab atas segala kerusakan pada peralatan, barang, atau cidera atau bahkan yang lebih buruk akibat dari penggunaan materi ini

.

Jumat, 01 Mei 2009

Penempatan TV dan Tindakan Pencegahan

1 komentar

Penempatan TV Secara Umum


Perawatan terhadap TV tidaklah susah. Mengikuti rekomendasi di bawah akan memastikan kelangsungan hidup lebih lama dan memperkecil perbaikan:


  • Cahaya yang agak lemah lebih memberikan kondisi terbaik dalam menonton, tetapi saya tidak mau mengtakan bagaimana seharusnya mengatur ruangan anda.

  • Tempatkan TV jauh dari tempat yang terlampau panas atau terlampau dingin. Cegah lokasi lembab atau berdebu kalau bisa. (mimpi kali yee...!!)

  • Ventilasi yang baik - TV menggunakan lebih banyak power ketimbang barang A/V lainnya. Sebagian komponen TV bekerja dalam suhu tinggi. Berikan rongga setidaknya 10cm keliling pesawat TV untuk sirkulasi udara. Jangan menaruh alat lain mis VCR, di atas TV jika memungkinkan.

  • Jangan menaruh apaun di atas TV yang mungkin menghalangi kisi kisi ventilasi di bagian belakang atau di atas cover TV. Intinya bagaimana agar membuat komponen internal lebih dingin.

  • Kalau bisa, taruh VCR agah jauh dari TV. beberapa VCR sangat peka terhadap interferensi dari rangkaian TV, sebenarnya ini tidak akan merusak apaun tetapi dapat mengurangi performa optimal VCR berhubung adanya interferensi RF, sebaliknya juga.
    Tambahannya, VCR modern tidak dibangun seperti jembatan merah! komponen mekanisnya bisa saja penyok karena tertindih atau jatuh.

  • Jika memungkinkan, letakkan monitor komputer anda jauh dari pesawat TV. Interaksi dari medan elektromagnetis dari sistem defleksi mungkin akan mengakibatkan salah satu atau kedua display menari, bergoyang, atau bergetar.

  • Tempatkan speaker dan sumber medan magnet lainnya sekurangnya 1.5 m dari TV. Ini akan mengurangi masalah puritas warna.

  • Pastikan semua hubungan in/out video dan audio kencang dan aman untuk mencegah "byar pet" atau gambar yang gerimis atau suara yang berisik. Gunakan kabel yang kualitasnya baguslah (cuman beli sekali doang terus dipake lama...)dan agak panjang biar koneknya nyaman gitu..

  • Terakhir, simpan kaset video, VCD, atau DVD dengan baik jauh dari peralatan elektronik termasuk dan terutama loudspeaker, kalau tidak walhasil kasetnya jadi blank.


Tindakan Pencegahan


Tindakan pencegahan untuk sebuah TV sangatlah gampang - cukup jaga agar tetap bersih dan bebas dari gangguan. Bersihkan layar dengan kain lembut cukup dilembabkan saja dengan air. JANGAN gunakan papaun yang basah sehingga cariannya menyusup kedalam lewat cela antara tabung dan kabinet, anda bisa tekor kalau sampai cairan menetes dan membasahi main board yang ngumpet dibawah tabung terus bikin korselet!. Jika anda tidak membersihkan layar beberapa lama, anda akan terpana melihat debu hitam yang terkumpul karena ditarik oleh tegangan tinggi CRT.


Dalam kondisi yang sangat kotor, secara periodik memvakum bagian dalam dan menggunakan contact cleaner untuk saklar dan kontrol adalah ide yang bagus tetapi secara realistis anda tidak akan melakukan ini, don't worry about it guys.


Peringatan tentang penggunaan TV sebagai display game atau komputer


"Saya jadi ingat dulu kebanyakan komputer rumah dicantol ke TV. Saya juga ingat akan efeknya pada TV juga. Saya rasa itu membuat TV jadi buram setelah berapa lama. Saya hanya ragu apa yang telah dilakukan komputer terhadap TV melihat hasilnya kayak gitu. Saya pikir sinyal TV ya tetap sinyal TV yang semestinya di fungsikan sebagai TV".


Masalahnya adalah layarnya terbakar. Karena kompter pada jaman itu masih kebanyakan teks saja dan video game masih menggunakan pola tetap untuk latar belakangya, pola itu cenderung membakar fosfor sehingga gelap terang di area tu menjadi peka. Ini akan cenderung menjadi lebih buruk lagi bila memakainya pada level terang yang tinggi.

Komputer dan video game modern akan mengurangi resiko sejak tampilannya semakin dinamis dan bervariasi. Namun, menyetel terang pada tingkat yang sedang akan sangat bijak.

Baca Selengkapnya...

Kamis, 30 April 2009

Degaussing (Demagnetisasi) CRT

8 komentar

Degaussing dibutuhkan jika ada masalah dengan kemurnian (puritas) warna dalam tampilan. Dalam situasi yang jarang, mungkin juga disebabkan karena gangguan geometris yang disebabkan oleh medan magnet bumi.
CRT dapat termagnetisir:


  • Jika TV dipindahkan,

  • Jika ada sambaran petir yang cukup dekat,

  • Jika magnet permanen dibawa ke dekat pesawat TV (mis, mainan anak anak yg ada magnetnya, magnet dari speaker),

  • Jika beberapa bagian dari peralatan eketronik atau listrik tanpa peredam medan magnet ada di sekitar pesawat TV.


Degaussing adalah hal pertama yang mesti dilakukan kapanpun masalah puritas warna terdeteksi.Sebagaimana dicatat di bawah, pertama cbalah rangkaian degauss internal dengan siklus power beberapa kali (on satu menit, lalu off setidaknya 20 menit, begitu berulang-ulang). Jika ini tidak membantu atau tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah, cobalah degaussing secara manual.


Kumparan degauss


Catatan: Beberapa monitor memiliki tombol degauss, dan beberapa moitor atau TV memiliki degaus otomatis pada saat power-on (mungkin perlu mencabut colokan listrik untuk hard reset) tanpa menghiraukan jumlah waktu off. Bagaimanapun, penggunaan berulang ulang proses ini demi sukses yang cepat mungkin akan berakibat panas berlebih pada kumparan degauss atau komponen lainnya. Prosedur 20 menit off/1 menit on dijamin pasti aman. (Beberapa mungkin akan men-degauss pada saat power on sepanjang degauss sebelumnya tidak berhasil dengan prakiraan waktu tertentu).


CRT degausser komersil ada juga sudah tersedia di pasaran. Berisi ratusan gulung kawat magnet dalam kumparan 6 - 12 inci. Tinggal colok ke tembok, aktifkan saklarnya lalu dekatkan beberapa inci ke depan layar. Lalu tarik perlahan pusat kumparan kearah salah satu ujung layar lalu susuri pinggiran layar. kemudian kembali keposisi awal kumparan sejajar dengan pusat layar. Beruktnya, perlahan jauhkan medan magnet ke nol dengan berjalan menjauhi layar. Ketika anda sudah berada lebih jauh dari 2 meter lepaskan saklarnya.


Degausser komersil

Kata kuncinya di sini adalah "perlahan", Melakukanya terlau cepat maka anda akan menghentikan seketika intesitas dari 50/60 Hz variasi medan magnet AC ke dalam komponen fero pada CRT dan mungkin akan memperburuk masalah.


PERHATIAN: Jangan pernah coba coba untuk degaussing dari bagian belakang CRT dekat neck, karena tindakan ini dapat menghilangkan magnet pada magnet puritas dan konvergen yang relatif lemah yang dapat mengakibatkan perbaikan kecil menjadi amburadul dan berkepanjangan!


Kayaknya keren melakukan ini pada saat CRT dalam keadaan on. Anak anak pasti suka melihat efek warna yang ditimbulkannya (tetapi kunci rapat rapat kumparan degauss anda sehingga mereka yidak bisa mencobanya pada setiap TV atau monitor di rumah.

Kalau anda tidak punya degausser, saya pernah mencoba degaussing dengan magnet permanen kecil tapi ini tidak direkomendasikan karena akan lebih banyak memperburuk keadaan ketimbang memperbaikinya. Coba cek situs Mirrors.arcadecontrols.com. Mungkin anda bisa mencoba membuat degausser sendiri. Lakukanlah degaussing diruang yang bebas medan magnet.


Semua CRT warna sudah dilengkapi dengan kumparan degauss yang dibungkus disekeliling pinggiran CRT. Ini diaktifkan setiap kali CRT dihidupkan dan didinginkan oleh termistor 3 terminal atau rangkaian kontrol lainnya. Inilah mengapa sering disarankan bahwa masalah puritas warna akan mungkin sembuh sendiri dalam beberapa hari. Bukan masalah waktu sebenarnya tetapi masalah jumlah tegangan dingin yang menyebabkannya. Perlu waktu kira kira 15 menit dari power off dari setiap siklus pendinginan.
Baca Selengkapnya...

Rabu, 29 April 2009

Shadow Mask dan Kisi Kisi Celah

0 komentar

Semua CRT warna menggunakan shadow mask atau kisi-kisi umumnya 1/2 inci d belakang layar fosfor untuk mengarahkan pancaran elektron sinyal video RGB ke titik titik fosfor yang sesuai. Pancaran elektron untuk fosfor R, G dan B di mulai dari posisi yang agak berbeda (dari senapan elektron masing masing) dan mereka jatuh pada sudut yang berbeda pula,hanya fosfor yang semestinya terbangkitkan ketika puritas disetel dengan baik dan daerah bebas medan magnet yang semestinya terpertahankan di dalam CRT. Perlu dicatat bahwa puritas menentukan sinyal video yang tepat membangkitkan warna yang sesuai sementara penyatuan (konvergen) menentukan penjajaran geometris dari 3 warna. Keduanya (puritas dan konvergen)dipengaruhi oleh medan magnet. Puritas yang buruk mengakibatkan warna yang salah atau coreng moreng. Konvergen yang buruk menghasilkan warna pinggiran di ujung huruf atau grafik.

Shadow mask berisi baja tipis atau In Var (campuran ferrous) dengan susunan lubang lubang yang halus-satu lubang ada tiga titik fosfor(RGB)-diposisikan pada 1/2 inci di belakang permukaan layar fosfor. Dengan kebanyakan CRT, fosfor disusun dalam formasi segitiga yang disebut triads dengan masing masing titik warna pada ujung sudut segitiga. Dalam banyak TV dan beberapa monitor, shadow mask dipasang sebagai slot vertikal di mana fosfor untuk ke tiga warna saling sebelah menyebelah.

Klik gambar untuk lihat ukuran penuh. 1. Tiga buah senapan electron (untuk titik titik fosfor merah, hijau, dan biru), 2. Pancaran elektron, 3. Konvergen(pada TV memakai cincin cincin magnet untuk konvergen), 4. Kuk Defleksi, 5. Hubungan Anode, 6. Kisi kisi celah, 7.Shadow mask, 8. Pancaran elektron menembus kisi kisi dan menyinari shadow mask.

Kisi-kisi celah (aperture Grille) secara eksklusif digunakan dalam Sony Trinitrons (dan kini generasinya juga), menggantikan shadow mask dengan sebuah susunan vertikal dari kabel kabel halus yang kencang. Seiring dengan pendekatan karakteristik dari kisi-kisi celah, ini memungkinkan untuk mencapai level terang yang lebih tinggi dan lebih tahan terhadap masalah lain seperti induksi dan perubahan puritas sehubungan dengan panas yang menyebabkan gangguan pada shadow mask.
Bagaimanapun, ada beberapa kelemahan dari desain kisi -kisi celah;


  • Bobot-struktur yang menyokong beban berat harus dibuat untuk kabel kabel yang dikencangkan (seperti bingkai piano menahan beban kencangnya senar).

  • Harga (yang sesuai dengan beratnya).

  • Selalu layar yang berbentuk cembung (tergantung selera juga..)

  • Pemegang kabel kabel kencang yang kentara, yang masih tidak dapat diterima untuk aplikasi tertentu.


Rupanya, tidak ada cara yang diketahui yang perlu untuk menjaga kabel kabel halus dari getaran atau perubahan posisi jika terjadi benturan. inilah yang dibutuhkan monitor Trinitron 1, 2 atau 3 pemantap/pemegang kabel (tergantung ukuran tabung) melintang pada layar yang dapat dilihat sebagai garis garis halus pada gambar yang terang. Beberapa orang keberatan dengan hal ini, dan juga bagi beberapa aplikasi kritis, mugkin tak bisa diterima. (mis. diagnose medis)

Baca Selengkapnya...

Jumat, 24 April 2009

Bagian Dalam Pesawat TV

2 komentar

Pada umumnya bagian dalam sebuah pesawat TV adalah sama, seperti berikut ini.


  1. Catudaya tengangan rendah (beberapa model mejadi bagian dari no 2 dibawah). Kebanyakan tegangan lebih rendah yang digunakan di dalam TV diambil dari rangkaian defleksi horizontal. Kadang, ada ’switching power supply’ yang terpisah tapi ini adalah pengecualian. Rectifier/kapasitor filter/regulator dari jalur listrik AC mensuplai B+ ke pada switching power supply atau system defleksi horizontal. Degauss tidak bekerja ketika TV dalam keadaan off, dan ketika dihidupkan perlahan dia mulai bekerja menghilangkan medan magnet CRT.



  2. Defleksi Horisontal. Rangkaian ini membuat bentuk gelombang yang diperlukan untuk menyapu pancaran electron di dalam CRT melintang kanan kiri bolak-balik 15,0734 kali perdetik (untuk NTSC). Pulsa sync horizontal dari sync separator mengunci defleksi horizontal ke sinyal video.



  3. Defleksi vertikal. Rangkain ini menyediakan bentuk gelombang yang diperlukan untuk menyapu pancaran elektron di dalam CRT dari atas kebawah bolak balik 60 kali per detik (untuk NTSC). Pulsa sync vertikal dari sync separator mengunci defleksi vertikal ke sinyal video.



  4. Tegangan tinggi CRT (juga bagian dari no 2 di atas). Sebuah CRT modern memerlukan sampai dengan 30 kV untuk gambar terang yang garing. Ketimbang harus membuat catudaya terpisah semua, kini hampir semua TV di planet ini mengambil HV (high Voltage/tegangan tinggi) juga banyak tegangan lainnya dari defleksi horisontal yang menggunakan trafo khusus yang disebut ’flyback’(FBT = Flyback Transformator) atau ’Line OutPut Transformer’ (LOPT), atau HVT (High Voltage Transformator>.



  5. Tuner, IF, AGC, video, dan demodulator audio. Jalur masukan/input TV adalah antena atau kabel sinyal dan output-nya adalah sinyal-sinyal basebdan video dan audio. Biasanya ada beberapa tempat di dalam TV di mana jalur level video dan audio ada tetapi tidak dapat di akses dari luar kabinet lain halnya jika anda mau membayar lebih untuk model yang lebih mahal dengan opsi A/V. Sangat sering, tuner ditamengi dengan kotak logam diletakkan di kanan bawah (jika dilihat dari depan) terpisah dari papan rangkaian (PCB=Printed Circuit Board) utama. Kadangkala tuner ada di PCB utama. Bagian IF di sebelahnya.

    TV kuno yang murah dengan tombol tuner, tunernya malah ditempel di panel depan. Biasanya ada kotak terpisah antara tuner VHF dan UHF.



  6. Demodulator Chroma. Inputnya adalah sinyal video baseband dan output-nya adalah 3 sinyal individual yaitu sinyal Red, Green, dan Blue (RGB) ke CRT.



  7. Penggerak video (video driver). Yang ini hampir selalu terletak pada PCB kecil yang dicolokkan langsung ke leher CRT. Dia medorong naik output demodulator chroma ke ratusan volt atau yang cukup diperlukan untuk menggerakkan katoda dari CRT.



  8. Pemisah sinkronisasi/sync separator. Inputnya aalah video baseband sedangkan outputnya adalah pulsa sinkronisasi horisontal dan vertikal untuk mengkontrol rangkaian defleksi.



  9. Amplifier Audio/Output. Jalur level audio diperkuat untuk menggerakkan seperangkat pengeras suara/speaker. Pada TV stereo, rangkaian ini juga mesti demutiplexing stereo.



  10. Kontrol System. Kebanyakan TV modern sesungguhnya menggunakan sebuah microcontroller – sebuah komputer mikro yang diprogram secara pasti sebagai interface kepada pengguna dan mengkontrol fungsi panel depan dan remote control. Ini jadi menambah pintar dan rumit. Kabar baiknya, ini jarang rusak. TV kuno menggunakan serangkaian tombol-tombol dan saklar mereka terlihat murahan.


Kebanyakan masalah terjadi di bagian defleksi horisontal dan catudaya. Mereka bekerja pada tingkat tenaga yang relatif tinggi dan beberapa komponen menjadi panas. Pada bagian trafo tegangan tinggi mudah rusak dan mengeluarkan bunga api sebagai hasil dari retakan selebar rambut, lembab, kotor, dan lain lain.


Komponen tuner biasanya cukup dapat diandalkan kecuali jika antena yang tersambar petir. Kabar buruknya, tampaknya setelah bahkan lebih dari 20 tahun memproduksi TV solid state, pabrik masih saja tidak bisa diandalkan mensolder konektor tuner dan kotak tameng (pelindung) sehingga hubungan solder yang buruk kerap terjadi bahkan pada pesawat TV yang baru sekalipun.


Baca Selengkapnya...

Kamis, 23 April 2009

Televisi di Persimpangan

0 komentar

Televisi secara substansial terbentuk seperti saat ini telah ada sejak tahun 50 an. Adalah penghormatan kepada National Television Standard Committee (NTSC) bahwa standar televisi berwarna yang telah disepakati pada awal dekade 1950an telah mengalami kemajuan yang luar biasa pesat, pemakaian gelombang radio yang berharga yang semakin efisien dan perhatian akan karakter psikovisual system mata dan otak manusia. Bagaimanapun, HDTV (High Definition TV) akan marak dan pada akhirnya menggantikan standar yang berlaku kini. Kita semua mengharapkan resolusinya yang superior, bebas dari noise dan ghosting, dan suara CD yang murni. Masih, mutu yang terasa dari stasiun penyiaran TV dan kabel sepertinya tidak akan pernah menjadi perhatian besar bagi kebanyakan pemirsa. Isi siaran akan terus berlangsung menjadi masalah terbesar.


Sepertinya dalam kurun 15 tahunan, HDTV – akan ditransmisikan dan diproses secara digital sebagai 1 dan 0 , dan akan menggantikan system yang ada sekarang sepenuhnya. Penerimaan pasar, walaupun belum yakin tapi perpaduan TV dan computer dengan internet sebagai sebuah dorongan besar, tampaknya pada saat itu TV analog akan dapat terhitung.

Baca Selengkapnya...
 

My Blog List

Translator

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Cable Guy © 2009 Wira

Template © 2008 Cebong Ipiet