DISCLAIMER

Bekerja pada bagian dalam pesawat televisi dengan CRT, monitor komputer, atau barang sejenisnya dapat membahayakan nyawa karena terhubung ke sumber listrik dan catu daya tegangan tinggi, serta meledaknya CRT itu sendiri. Baca dan ikutilah seluruh panduan keselamatan dalam sesi Panduan keamanan untuk pekerjaan yang meliputi Listrik Tegangan Tinggi dan atau Peralatan yang terhubung dengan Sumber Listrik. Jika sobat nggak pede dengan kemampuan dan pengalaman sobat, mending serahkan perbaikan dan penyetelan internal kepada teknisi professional. Kami tidak akan bertanggungjawab atas segala kerusakan pada peralatan, barang, atau cidera atau bahkan yang lebih buruk akibat dari penggunaan materi ini

.
Tampilkan postingan dengan label Pendahuluan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendahuluan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 April 2009

Televisi di Persimpangan

0 komentar

Televisi secara substansial terbentuk seperti saat ini telah ada sejak tahun 50 an. Adalah penghormatan kepada National Television Standard Committee (NTSC) bahwa standar televisi berwarna yang telah disepakati pada awal dekade 1950an telah mengalami kemajuan yang luar biasa pesat, pemakaian gelombang radio yang berharga yang semakin efisien dan perhatian akan karakter psikovisual system mata dan otak manusia. Bagaimanapun, HDTV (High Definition TV) akan marak dan pada akhirnya menggantikan standar yang berlaku kini. Kita semua mengharapkan resolusinya yang superior, bebas dari noise dan ghosting, dan suara CD yang murni. Masih, mutu yang terasa dari stasiun penyiaran TV dan kabel sepertinya tidak akan pernah menjadi perhatian besar bagi kebanyakan pemirsa. Isi siaran akan terus berlangsung menjadi masalah terbesar.


Sepertinya dalam kurun 15 tahunan, HDTV – akan ditransmisikan dan diproses secara digital sebagai 1 dan 0 , dan akan menggantikan system yang ada sekarang sepenuhnya. Penerimaan pasar, walaupun belum yakin tapi perpaduan TV dan computer dengan internet sebagai sebuah dorongan besar, tampaknya pada saat itu TV analog akan dapat terhitung.

Baca Selengkapnya...

Dasar – dasar penerimaan pesawat TV

0 komentar

Pada dasarnya pesawat TV warna pastinya masih sama saja dengan 40 tahun lalu. (sejak hitam putih tergantikan standar warna, kebanyakan referensi dari dokumen ini adalah untuk TV warna kecuali yang diberi keterangan). Monitor video studio termasuk seluruh fungsi dari penerima TV kecuali tuner dan IF (yang jarang rusak kecuali karena koneksi yang buruk atau kemungkinan antenna yang tersambar petir atau hubungan kabelnya). Karena itu kebanyakan informasi reparasi pada dokumen ini dapat dipakai baik pada TV maupun monitor di studio. Monitor computer modern punya banyak kemiripan dengan TV tapi multisync dan rangkaian defleksi scan rate yang tinggi, juga catu daya yang lebih ‘pintar’ membuat rumit perbaikannya.



Pada tulisan ini, kebanyakan TV masih didasarkan pada CRT (cathode Ray Tube) sebagai alat peraga. Peralatan saku, Camcorder, dan sejenisnya telah mulai menggunakan panel LCD (liquid Crystal Display) tapi ini masih lebih rendah dari CRT dalam hal real time video. Selalu saja ada pembicaraan mengenai tampilan ‘gambar di dinding’ yang kini muncul sebagai tampilan panel plasma layar lebar tetapi biayanya masih sangat mahal dibandingkan proyek TV dengan CRT. Alasannya sederhana – irit - sulit untuk mengalahkan kesederhanaan shadow mask CRT. Tentu saja harga TV plasma akan turun seiring kematangan teknologi.



Proyeksi TV layar lebar di sisi lain, telah mengambil keuntungan dari babak baru pertumbuhan peralatan mikro terintegrasi – Texas Instument Inc. Digital Micromirror Device (DMD), kini disebut DLP singkatan dari Digital Light Processing. Pada dasarnya ini adalah sebuah IC (integrated circuit) dengan micromirror yang dapat dimiringkan untuk setiap pixel yang dihasilkan dari memori statis – sel RAM. Teknologi ini akan memungkinkan hamper semua ukuran tampilan proyeksi dapat diproduksi dan dapat diterapkan pada HDTV. Karena ini adalah peralatan pantul, maka suber cahaya dapat seterang yang dibutuhkan. Teknologi ini sudah muncul pada proyektor komersial berkemampuan tinggi dan sedang bersaing dalam penggunaan gedung teater film total digital untuk mengantikan proyektor film, dan juga telah mucul pada pesawat TV proyektor komersial yang high-end.



(dari: Kurk MacKay(kurk_mackay@telus.net))


”TV DMD sudah ada di pasaran sekira setahun kini. DMD lebih disukai secara umum dibanding DLP(Digital Light Processing) di pasaran. Dari yang saya dengar, Samsung telah mempunyai TV DLP di pasaran komersil tahun lalu di USA dan tahun ini dii Canada. Boss saya mecarinya untuk dibeli sehingga kami berkeliling melihatnya. Kualitas gambarnya kayaknya antara proyeksi LCD dan plasma. Saya percaya Samsung saa ini menggunakan sebuah roda warna tetapi mekerja pada sistem 3 warna independen.


Untuk info lebih lanjut atau jika anda mau beli silahkan kunjungi DLP TV Showcase.


Baca Selengkapnya...

Reparasi TV

0 komentar
Lain halnya VCR atau CD player di mana masalahnya hanya berpengaruh pada saku doang. TV bisa berbahaya. Makanya baca, ngertiin dan ikuti petunjuk keselamatan kapanpun kalau bekerja pada TV, monitor dengan CRT, atau semacamnya.
Kalau sudah bongkar TV, hati hati dengan jalur yang terhubung langsung dengan listrik (pada kapasitor yang besar) dan tegangan tinggi (pada CRT) meskipun sudah sekian lama colokannya di cabut dari listrik tembok. Bahaya tambahannya adalah meledaknya CRT karena ceroboh sampai kejatuhan perkakas dan sering unjug-ujung logam tajam yang bisa bikin luka berbahaya jika sobat cableguy bergerak reflek waktu kesetrum atau area yang gak seharusnya disentuh. Di dalam sebuah TV atau monitor tidak ada tempat buat ceroboh atau bertindak bodoh.
Jadi pengetahuan dasar tentang bagaimana cara kerja TV dan apa saja masalahnya akan bagus sekali bahkan jika kalian tidak memperbaiki sendiri, paling tidak kalian punya kecerdasan dalam berurusan dengan bengkel TV atau cable guy lainnya. Kalian juga akan segera bisa mengenali bengkel yang gak jujur atau bengkel dengan kemampuan paspasan atau bahkan gak berkompeten. Contohnya, gambar hitam putih yang muncul di layar TV yang seharusnya berwarna belum tentu berarti tabungnya yang rusak. Kebanyakan konsumen kemungkinan tidak tahu kenyataan sedehana ini. Masalah semacam itu biasanya disebabkan rusaknya sebuah kapasitor seharga RP.1000,-.
Blog ini juga akan memberikan kalian pengetahuan tentang sejumlah besar tentang masalah yang bisa anda cegah pada pesawat TV. Ini juga akan membuat anda dapat mendiagnosis masalah dalam banyak kasus, membetulkannya juga. Dengan pengecualian kecil, model dan pabrikan yang khusus mungkin tidak akan terbahas seiring banyaknya variasi dimana perlakuannya juga membutuhkan dokumen yang besar dan njelimet. Jadi, masalah malasah yang paling umum yang akan dituju dan prinsip dasar yang cukup dari penanaganan yang akan disuguhkan sehingga membuat anda dapat memperkecil masalah dan menentukan tentunya tindakan perbaikan. Dalam banyak kasus, anda akan dapat melakukan apa yang diperlukan untuk menekan biaya yang mungkin akan dibebani oleh bengkel.
Tetapi ketika anda tidak menemukan solusi, anda tentunya telah belajar banyak dan bisa bertanya dengan pertanyaan yang tepat dan memberikan informasi yang relevan kemudian mempost ke blog ini. Ini juga akan lebih mempermudah melakukan riset lebih jauh dengan menggunakan dokumen perbaikan seperti postingan lainnya nanti. Dalam setiap kasus, anda akan mendapatkan kepuasan dengan mengetahui bahwa anda telah melakukan sejauh yang anda bisa sebelum membawanya ke bengkel professional. Dengan pengetahuan baru anda, anda tidak akan mudah diperdaya oleh bengkel curang.
Baca Selengkapnya...

Reparasi Atau Ganti TV

0 komentar

Kalau anda perlu membawa atau mengambil TV anda dari bengkel, perbaikannya bisa saja makan biaya lebih dari setengah harga TV baru. Bengkel mungkin bisa mengenakan biaya sampai RP. 500 ribu atau lebih untuk prakiraan biaya suku cadang ditambah lagi ongkos perbaikan (tentu saja, buat ganti biaya mikir dan waktu kerja).
Harga TV sudah jatuh secepat harga PC. Karena itu, membayar ongkos perbaikan setinggi itu mungkin tidak masuk akal. Kecuali yang bermasalah adalah tabung gambarnya, kebanyakan kerusakan TV bisa diperbaiki dengan suku cadang yang tidak mahal.
Jika anda bisa melakukan perbaikan sendiri, persamaan akan berubah dramatis karena suku cadang bisa munkin bisa dibeli dengan harga ½ sampai ¼ dari biaya bengkel, dan tentu saja waktu anda gratis. Aspek pendidikan mungkin juga akan meningkat. Anda akan belajar banyak proses. Sehingga, masuk akal juga jika memperbaiki gudang tua anda sebagai bengkel atau “tempat bermain”.

Baca Selengkapnya...
 

My Blog List

Translator

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Cable Guy © 2009 Wira

Template © 2008 Cebong Ipiet